Langit kelabu.
Angin berdesir pelan, menerbangkan dedaunan kering di halaman. Dan kita tengah duduk-duduk berpayung sebatang mahoni tua. Menunggu jatuhnya rinai-rinai hujan.
Mungkin dingin yang dibawanya hanya mampu meresap hingga sebatas pori-pori saja.
Namun senja itu, rasa yang membingkai jiwa kita mampu meresap lebih jauh lagi hingga ke ulu hati.
Dan sampai kapan pun, perasaan itu takkan pernah menua ataupun hilang ditelan masa.
Selalu, selamanya ....
* * *

Tidak ada komentar:
Posting Komentar