Jumat, 18 Mei 2012

Dear Gregory (1)


Bandara,
05.26 p.m


Aku datang Greg, untukmu.

Namun tampaknya butuh waktu lebih lama untuk sampai di tempatmu karena Mam Suzze masih mencari anting mutiara miliknya yang sepertinya tercecer di dalam pesawat. Bukannya aku nggak mau membantu atau apa, tapi Mam Suzze bersikeras menyuruhku untuk tetap berada di ruang tunggu. Bukan salahku kan? Lagipula kondisiku masih belum cukup membaik setelah sempat muntah sewaktu ada goncangan di pesawat tadi. Dan berita baiknya, ternyata aku nggak terlalu bosan menunggu karena gadis berwajah tirus yang duduk di sampingku dengan senang hati menawarkan majalah miliknya untuk ku baca.


"Well, jadi kau baru pertama kali datang ke kota ini, ya?" tanyanya tak berapa lama setelah aku menerima majalahnya.

"Begitulah. Dan kau... Bagaimana denganmu?" aku bertanya balik, sambil memperhatikan bekas luka yang terlihat masih segar pada punggung tangan kirinya. Tapi ia tampaknya jengah karena diperhatikan olehku, jadi ia segera menyembunyikan tangannya ke dalam kantung parkanya.


"Tidak, ini yang keempat kalinya. Kau tau? Kota ini benar-benar mengagumkan. Ku harap kau berkunjung ke Freimarkt, di sana ada banyak hiburan untuk para turis. Ku jamin kau tak akan menyesal." jawab gadis itu antusias.


"Benarkah? Kebetulan sekali, aku... Ehm, Mam?" kalimatku mendadak berubah maksud begitu melihat Mam Suzze berjalan dengan tergesa-gesa ke arahku.


"Lea, cepat sayang! Mobil Greg sudah menunggu di luar. Kau tidak ingin melewatkan makan malam, 'kan?" tanya Mam Suzze. Aku pun buru-buru bangkit dan menarik ranselku.


"Mm, ini. Sampai jumpa lagi,err-"
"Janet,"
"Ya. Janet, senang berkenalan denganmu." ucapku.


Gadis bernama Janet itu pun menerima majalahnya kembali, lalu mengucapkan salam perpisahan padaku. Setelahnya Mam Suzze buru-buru menyeretku keluar dari bandara.


Namun begitu kecewanya aku begitu tau bahwa bukan Greg-lah yang menjemput kami. Baiklah, itu mungkin mobil Greg, tapi bukan Greg. Dan sungguh, itu membuatku sedih.

---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT © 2017 · MONOKROM | THEME BY RUMAH ES