Judul: Orang-orang Tanah
Pengarang: Poppy D. Chusfani
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 200 halaman
Diterbitkan pertama kali: Agustus 2013
Format: Paperback
Sinopsis:
Dalam Orang-Orang Tanah, seorang gadis kecil akan melakukan apa saja untuk merebut kembali kasih sayang ayahnya, dan dia mendapatkan bantuan dari sumber yang tidak terduga.
Dalam Bulan Merah, hanya hewan, dan makhluk setengah hewan, yang mampu meraba terjadinya bencana dan menghindar. Namun kali ini tidak ada makhluk hidup yang akan selamat.
Dalam Pelarian, Lara siap mengabdi kepada orang yang memberinya kehidupan, sampai ibu kandungnya mengungkapkan hal yang akan membuat Lara mempertanyakan pilihannya selama ini.
Review:
Sebenernya beli novel ini alasan yang pertama yaitu karena tahu ini karya Mbak Poppy. Berhubung di gramedia saya nggak nemuin karya mbak Poppy yang lain—atau kurang keras nyarinya? Entahlah—padahal Bookaholic Club kedua aja saya masih ngidam. Tapi okelah selama masih ada ini jadi nggak apa-apa. Nah, yang kedua karena ilustrasi covernya yang imut dan nggak ada tanda-tanda 'apa-apa' dari sinopsis di balik buku. Berhubung empat novel di rumah belum sempat kebaca gara-gara genre-nya yang berkaitan sama pembunuhan-sihir-vampir-kematian dan rasanya kurang cocok dibaca disaat-saat UTS begini. Rencananya sih mau baca yang ringan-ringan. Tapi ... DOR! Ini nggak seringan yang ditampilin di cover ternyata. Cerpennya memberi efek tersendiri. Apalagi kalo dibaca dimalam hari dan lagi sendirian. Tapi secara keseluruhan ini menarik lho, mengingatkan saya pada dongeng-dongeng di majalah dan buku yang kerap saya baca saat masih kecil. Tapi tentu saja nuansanya rada kelam dan spooky. Dan seperti kebanyakan pendapat ... cerpen di dalamnya pasti lebih seru jika dikembangkan menjadi novel. Novel serem tentu saja, hehehe. Sekian.
Rating: 3 bintang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar